Wizz Air Perluas Jadwal Musim Panas 2026 dengan Rute Baru Polandia-Bulgaria dan Sisilia
Wizz Air mengumumkan penerbangan baru musim panas 2026 dari Polandia ke Burgas, Bulgaria, dan Comiso, Sisilia, memperluas jaringannya menjadi 234 rute di 32 negara.
Published
2 sources

Wizz Air telah mengumumkan ekspansi strategis jaringan Polandia-nya untuk musim panas 2026, dengan memperkenalkan koneksi langsung ke Bulgaria dan Italia. Mulai Juli 2026, maskapai berbiaya rendah ini akan meluncurkan penerbangan dua kali seminggu dari Bandara Warsaw Radom ke Burgas di pesisir Laut Hitam www.travelandtourworld.com. Secara bersamaan, maskapai ini akan memulai layanan baru dari Katowice ke Comiso, Sisilia, yang juga beroperasi dengan jadwal dua kali seminggu. Penambahan ini merupakan bagian dari rencana yang lebih luas untuk mengoperasikan 234 rute di 32 negara dari pangkalan Polandia selama periode puncak liburan wizzair.com.
Ekspansi ini secara signifikan meningkatkan aksesibilitas ke destinasi wisata Mediterania dan Balkan yang permintaannya tinggi bagi pelancong hemat di Eropa Timur. Dengan menghubungkan Warsaw Radom ke Burgas, Wizz Air memberikan akses yang lebih mudah ke resor pantai terkenal dan landmark bersejarah Bulgaria. Rute Katowice-ke-Comiso membuka kawasan Val di Noto di Sisilia yang terdaftar di UNESCO, yang dikenal dengan arsitektur barok dan warisan budayanya. Langkah ini memperkuat posisi kompetitif Wizz Air di pasar Polandia dengan mendiversifikasi portofolio Eropa selatannya dan meningkatkan konektivitas regional.
Wisatawan yang merencanakan musim panas 2026 dapat mengharapkan peningkatan frekuensi dan harga yang kompetitif pada koridor baru ini karena Wizz Air memanfaatkan model ultra-low-cost miliknya. Tiket untuk rute-rute ini diharapkan akan terintegrasi ke dalam sistem pemesanan maskapai jauh sebelumnya, memungkinkan perencanaan liburan lebih awal. Penumpang dapat mengantisipasi pengerahan pesawat modern pada rute-rute ini, konsisten dengan strategi pembaruan armada Wizz Air yang bertujuan untuk mengurangi konsumsi bahan bakar dan biaya operasional sambil mempertahankan layanan volume tinggi ke pusat-pusat liburan populer.