Kalkulator Schengen

Pelacak kepatuhan aturan 90/180 hari

Liechtenstein Perluas Bebas Visa Masuk ke 182 Negara

Liechtenstein memperluas akses bebas visa ke 182 negara, termasuk Aljazair dan Angola, untuk meningkatkan pariwisata dan mempermudah masuknya wisatawan internasional.

Published

1 source
Liechtenstein Perluas Bebas Visa Masuk ke 182 Negara — travel to schengen

Liechtenstein secara resmi telah memperluas kebijakan perjalanan bebas visanya untuk mencakup warga negara dari 182 negara, menandai pergeseran besar dalam strategi diplomatik dan pariwisatanya www.travelandtourworld.com. Pembaruan ini secara khusus memberikan akses yang lebih mudah bagi warga negara dari beberapa negara Afrika, termasuk Aljazair, Angola, Benin, Kamerun, Guinea, dan Eritrea. Dengan menghapus hambatan masuk, kepangeranan ini bertujuan untuk memposisikan dirinya sebagai destinasi yang lebih mudah diakses dalam lanskap perjalanan Eropa sekaligus membina hubungan internasional yang lebih kuat.

Sebagai anggota Wilayah Schengen, keputusan Liechtenstein untuk memperluas daftar bebas visanya mencerminkan langkah strategis untuk menangkap pangsa pasar pariwisata global yang lebih besar. Kebijakan ini dirancang untuk menarik pengunjung internasional ke landmark budaya unik dan pemandangan Alpen di negara tersebut, yang berpotensi menyebabkan peningkatan signifikan dalam kedatangan wisatawan. Perluasan ini sejalan dengan tren Eropa yang lebih luas dalam menyederhanakan persyaratan masuk untuk merangsang pertumbuhan ekonomi melalui sektor perhotelan dan perjalanan.

Wisatawan dari negara-negara yang baru memenuhi syarat kini dapat merencanakan kunjungan ke Liechtenstein tanpa beban administratif dari aplikasi visa standar. Pengunjung harus memastikan paspor mereka berlaku setidaknya selama enam bulan dan tetap menyadari bahwa meskipun masuk ke Liechtenstein dipermudah, mereka tetap harus mematuhi batas waktu tinggal standar Schengen. Pencapaian ini diharapkan dapat memfasilitasi pertukaran budaya yang lebih mudah dan meningkatkan reputasi kepangeranan tersebut sebagai pusat pariwisata global yang ramah.