schengen 90/180 rule latest news

Uni Eropa Izinkan Penangguhan Sementara Pemeriksaan Biometrik Masuk/Keluar di Bandara Spanyol di Tengah Kelebihan Beban Aturan Schengen 90/180

Dipublikasikan
Uni Eropa Izinkan Penangguhan Sementara Pemeriksaan Biometrik Masuk/Keluar di Bandara Spanyol di Tengah Kelebihan Beban Aturan Schengen 90/180 - schengen 90/180 rule latest news

Pada 4 Mei 2026, Uni Eropa memberikan otorisasi darurat kepada Spanyol untuk menangguhkan pemeriksaan wajib Sistem Masuk/Keluar (EES) biometrik di bandara-bandara utamanya, guna memberikan kelonggaran dari kemacetan parah yang terkait dengan aturan Schengen 90/180. Keputusan tersebut, yang diumumkan oleh Komisi Eropa, menangani hambatan yang telah mengganggu kontrol perbatasan sejak peluncuran penuh EES pada akhir 2025, di mana pelancong non-UE harus mendaftarkan sidik jari dan pemindaian wajah untuk menegakkan aturan yang membatasi masa tinggal hingga 90 hari dalam periode 180 hari di Wilayah Schengen. Pejabat Spanyol melaporkan antrean melebihi empat jam di pusat-pusat transportasi seperti Madrid-Barajas dan Barcelona-El Prat, yang memicu pemberian pengecualian selama satu bulan untuk menghindari dampak ekonomi dari gangguan pariwisata.

Penangguhan ini bertujuan untuk merampingkan pemrosesan bagi pengunjung jangka pendek sambil tetap menjunjung tinggi kebijakan perbatasan inti Schengen, termasuk aturan Schengen 90/180 yang mencegah kelebihan masa tinggal bebas visa. Di bawah klausul fleksibilitas UE dalam regulasi EES, Spanyol dapat kembali ke stempel paspor manual dan pemeriksaan dasar, mengurangi waktu tunggu tanpa mengorbankan pelacakan digital jangka panjang. Kelompok industri perjalanan menyambut baik langkah ini sebagai hal yang esensial, mencatat penurunan kedatangan sebesar 25% minggu lalu akibat penundaan, meskipun para kritikus memperingatkan bahwa hal ini dapat merusak pengumpulan data untuk penegakan aturan di masa depan.

Perkembangan ini menandakan tantangan yang lebih luas dalam menskalakan EES di 29 negara Schengen, dengan permohonan serupa dari Prancis dan Italia yang sedang ditinjau. Saat Spanyol menerapkan jeda ini mulai 5 Mei, pihak berwenang mendesak para pelancong untuk memantau pembaruan melalui aplikasi resmi, memastikan kepatuhan terhadap batas 90/180 hari tetap menjadi hal terpenting untuk kelancaran masuk di masa mendatang.

Bagikan artikel ini