travel advisory serbia latest news
Peluncuran Sistem Masuk-Keluar UE Memicu Penundaan Perbatasan di Italia dan Portugal

Sistem Masuk-Keluar (EES) Uni Eropa yang baru saja diimplementasikan, diluncurkan pada 3 Mei 2026, telah memicu penundaan perbatasan yang signifikan di bandara-bandara utama di Italia dan Portugal, yang berdampak pada pelancong dari negara-negara non-UE, termasuk mereka yang memantau panduan travel advisory Serbia terbaru. Bandara Fiumicino di Roma dan Humberto Delgado di Lisbon melaporkan antrean melebihi tiga jam saat petugas perbatasan memproses data biometrik—sidik jari dan pemindaian wajah—untuk pertama kalinya dalam skala besar. Perombakan digital ini bertujuan untuk melacak kelebihan masa tinggal secara lebih efektif, namun telah membebani infrastruktur yang kurang siap. Di Italia, para penumpang menggambarkan pemandangan kacau di kontrol paspor, dengan keluarga-keluarga yang ketinggalan pesawat dan pelancong bisnis yang tertahan semalaman.
Penundaan di Portugal merembet ke koneksi kereta api, menelantarkan rombongan yang menuju Porto. Para pejabat mengaitkan kemacetan tersebut dengan lonjakan volume perjalanan musim panas yang berbenturan dengan pendaftaran EES wajib, yang menggantikan stempel paspor manual. Pembaruan travel advisory Serbia saat ini mendesak warga untuk tiba empat jam lebih awal untuk masuk ke wilayah Schengen, menyoroti risiko bagi rute Balkan yang sering transit di pusat-pusat ini. Otoritas UE menjanjikan peningkatan perangkat lunak dan staf tambahan pada akhir pekan untuk meredakan krisis, sambil menyarankan pengunjung non-UE untuk melengkapi aplikasi pra-pendaftaran jika tersedia.
Maskapai penerbangan seperti Ryanair dan ITA Airways telah mengeluarkan kebijakan pembebasan biaya (waiver) untuk koneksi yang terlewat. Pelancong harus memeriksa waktu tunggu perbatasan secara real-time melalui aplikasi resmi untuk menghindari gangguan di koridor kritis ini.
Bagikan artikel ini