90 180 latest news

Swiss Aktifkan Sistem Masuk/Keluar Biometrik untuk Penegakan Aturan 90/180 Hari Schengen

Dipublikasikan
Swiss Aktifkan Sistem Masuk/Keluar Biometrik untuk Penegakan Aturan 90/180 Hari Schengen - 90 180 latest news

Bern, Swiss – Pada 1 Mei 2026, Swiss meluncurkan Sistem Masuk/Keluar (EES) biometrik yang telah lama dinantikan untuk menegakkan aturan 90/180 hari Wilayah Schengen secara ketat, menandai peningkatan krusial dalam manajemen perbatasan. Sistem ini, yang melacak masa tinggal pengunjung non-UE/EFTA—membatasi mereka tidak lebih dari 90 hari dalam periode 180 hari apa pun—kini menggunakan pengenalan wajah, pemindaian sidik jari, dan kios otomatis di titik-titik masuk utama seperti bandara Zurich dan Jenewa. Perombakan digital ini menggantikan cap paspor manual, yang bertujuan untuk menekan pelanggaran izin tinggal (overstay) visa dan meningkatkan keamanan di seluruh 29 negara zona Schengen.

Peluncuran EES, yang sempat tertunda beberapa kali karena kendala teknis, mengintegrasikan Swiss secara mulus dengan kerangka kerja Uni Eropa meskipun statusnya bukan anggota UE. Wisatawan dari lebih dari 60 negara bebas visa, termasuk AS, Inggris, dan Kanada, akan mendaftarkan biometrik pada entri pertama mereka, dengan pemeriksaan selanjutnya yang memverifikasi kepatuhan terhadap batas 90/180 secara real-time. Kepolisian Federal Swiss melaporkan bahwa sistem tersebut telah memproses ribuan entri dengan lancar pada hari peluncuran, dengan aplikasi multibahasa yang menyediakan kalkulator masa tinggal untuk membantu pengunjung menghindari pelanggaran yang tidak disengaja.

Meskipun para pembela privasi telah menyuarakan kekhawatiran atas penyimpanan data—yang disimpan selama 48 bulan—para pejabat menekankan protokol enkripsi dan penghapusan yang kuat. Aktivasi ini diharapkan dapat mengurangi beban administratif pada staf perbatasan dan mencegah migrasi tidak teratur, dengan denda hingga CHF 5.000 untuk pelanggaran. Saat Swiss memimpin inovasi Schengen ini, negara-negara tetangga mengantisipasi implementasi serupa pada akhir tahun, yang menjanjikan ekosistem perjalanan yang lebih terpadu dan efisien.

Bagikan artikel ini