etias delayed latest news

Penumpang Inggris menghadapi penundaan signifikan di perbatasan Schengen akibat masalah implementasi EES

Dipublikasikan
Penumpang Inggris menghadapi penundaan signifikan di perbatasan Schengen akibat masalah implementasi EES - etias delayed latest news

Penumpang asal Inggris menghadapi penundaan signifikan di perbatasan Schengen akibat masalah implementasi Entry/Exit System (EES) yang terus berlanjut, sementara penundaan peluncuran ETIAS yang terpisah terus mempersulit perencanaan perjalanan. Pada 25 April 2026, gangguan signifikan terjadi di Bandara Linate Milan ketika 122 penumpang asal Inggris ketinggalan penerbangan easyJet ke Manchester setelah antrean berjam-jam di kontrol paspor.www.traveltourister.comwww.biometricupdate.com

Diimplementasikan sepenuhnya di 29 negara Schengen sejak 10 April, EES mewajibkan pelancong non-Uni Eropa untuk menyerahkan sidik jari dan foto saat masuk. Sistem ini menggantikan stempel paspor manual tetapi telah mengakibatkan waktu tunggu selama 2-4 jam karena gangguan teknis, kekurangan staf, dan waktu yang dibutuhkan untuk pendaftaran biometrik pertama kali.aerospaceglobalnews.com Maskapai penerbangan menyatakan bahwa penundaan ini berada di luar kendali mereka, sehingga penumpang tidak berhak mendapatkan kompensasi standar.

Gangguan ini meluas melampaui Italia; bandara-bandara di Portugal menangguhkan sementara pemeriksaan biometrik EES pada 11 April untuk menangani antrean yang berlebihan, sementara Yunani telah membebaskan pemegang paspor Inggris guna memperlancar pariwisata musim panas.www.euronews.com Menjelang musim puncak perjalanan, kelompok industri termasuk Airlines for Europe dan Airports Council International Europe mendesak otoritas untuk menangguhkan pemeriksaan biometrik guna mencegah lebih banyak penerbangan yang terlewat. Memperburuk masalah ini, penundaan peluncuran ETIAS—yang awalnya dijadwalkan pada 2022—telah diundur hingga akhir 2026, karena otorisasi pra-perjalanan bagi pengunjung bebas visa tetap bergantung pada stabilitas EES. Meskipun negara-negara Uni Eropa memiliki wewenang untuk menghentikan pemeriksaan sementara, para ahli memperingatkan akan adanya penundaan berkelanjutan di seluruh jaringan tanpa perbaikan teknis yang cepat. Wisatawan Inggris disarankan untuk mengalokasikan waktu ekstra, memastikan asuransi perjalanan yang komprehensif, dan memantau pembaruan perbatasan dengan cermat.

Bagikan artikel ini