90 180 latest news
Wisatawan Disarankan Membawa Dokumen Fisik di Tengah Gangguan EES

Brussels, 12 April 2026 – Otoritas perbatasan Eropa mendesak wisatawan untuk membawa paspor dan visa fisik menyusul kesalahan teknis pada Entry/Exit System (EES) pada 11 April. Gangguan tersebut, yang memengaruhi pemeriksaan otomatis di bandara dan pelabuhan utama, telah menyebabkan penundaan luas bagi pengunjung non-Uni Eropa yang tunduk pada aturan 90/180—yang mengizinkan masa tinggal hingga 90 hari dalam periode 180 hari apa pun. Pejabat merekomendasikan untuk mencetak konfirmasi digital guna menghindari hambatan di perbatasan.
EES, yang diluncurkan tahun lalu untuk merampingkan pelacakan pengunjung jangka pendek, mengalami kelebihan beban server dan bug perangkat lunak kemarin, yang menghentikan pemindaian biometrik di titik masuk utama seperti Paris Charles de Gaulle dan Amsterdam Schiphol. Wisatawan menceritakan antrean berjam-jam, dengan beberapa orang ketinggalan pesawat setelah catatan digital gagal dimuat. "Aplikasi kalkulator 90/180 yang kami andalkan tidak berguna tanpa cadangan," kata seorang turis Inggris yang terdampak. Tim teknis Uni Eropa bekerja semalaman untuk memulihkan layanan, tetapi verifikasi manual tetap menjadi norma hari ini.
Kelompok industri seperti International Air Transport Association (IATA) turut menyuarakan imbauan untuk membawa dokumen fisik, memperingatkan adanya masalah berulang selama musim puncak. Meskipun EES bertujuan untuk menegakkan batas Schengen 90/180 secara lebih efisien, para ahli menekankan kesiapan hibrida: digital untuk kenyamanan, kertas untuk keandalan. Perbatasan kini menampilkan papan pengumuman yang mempromosikan rencana perjalanan cetak, dan aplikasi sedang diperbarui dengan mode luring untuk mencegah kekacauan di masa mendatang. Wisatawan disarankan untuk memeriksa situs resmi Uni Eropa sebelum melakukan perjalanan.
Bagikan artikel ini